Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bikin Tercengang Ini Dia 5 Fakta Matahari Buatan Cina Yang Panasnya 10 Kali Lebih Panas Dari Inti Matahari

Jumat, 14 Januari 2022 | 12:46 WIB Last Updated 2022-03-03T07:56:11Z
Daftar Isi [Tampilkan]
Bikin Tercengang Ini Dia 5 Fakta Matahari Buatan Cina Yang Panasnya 10 Kali Lebih Panas Dari Inti Matahari
Gambaran Lokasi Proyek Matahari Buatan HL-2M Tokamak | Photo by : Facebook @bergaya.id

Populer24 - Kehebatan negara Cina dalam membuat sebuah teknologi baru tentunya tidak usah diragukan lagi. Rancangan-rancangan Teknologi yang dibuat Cina bahkan seringkali membuat negara lain geleng-geleng kepala karena ide-ide negara ini yang tidak masuk akal namun bisa mereka implementasikan kedalam sebuah teknologi yang dapat mereka buat. Seperti teknologi yang baru saja yang Cina buat seperti sekarang ini yang disebut sebagai Matahari Artificial atau Matahari Buatan yang dinamakan HL-2M Tokamak.

Matahari Buatan HL-2M Tokamak ini adalah sebuah reaktor yang berada di fusi di Southwestern Institute of Physics (SWIP) di daerah Chengdu yang menghasilkan tenaga dengan menerapkan medan magnet yang sangat kuat ke dalam hidrogen untuk mengompresnya sehingga dapat menciptakan plasma dengan suhu panas yang dapat dicapai yaitu lebih dari 150 derajat celcius dengan panas yang melebihi panas dari inti matahari.

Matahari yang dibuat oleh Cina ini disebut-sebut sebagai sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan karena tidak mengandalkan energi karbon seperti teknologi di kehidupan modern seperti sekarang ini yang dapat menimbulkan polusi dan mencemari bumi.

Berikut beberapa fakta  mengejutkan mengenai Matahari Buatan Cina yang sempat menggemparkan dunia dengan kecanggihan ide-ide yang digagasnya.


Fakta Kenapa Dinamakan Matahari Buatan


Teknologi canggih buatan Cina ini merupakan proyek yang disebut sebagai Man-Made Sun. Proyek ini bekerja berdasarkan cara kerja matahari dan bintang. Untuk menciptakan energi panas, proyek ini menggunakan fusi hidrogen. Cara ini disebut-sebut dapat menciptakan energi yang jauh lebih bersih dan lebih aman daripada reaktor nuklir biasanya. 

Bahkan sebuah penelitian mengatakan bahwa reaktor ini membuka sumber energi yang bersih dan kuat serta ramah lingkungan. Dengan cara ini diklaim dapat membuat energi yang dihasilkan jauh lebih bersih dan lebih aman dari reaktor-reaktor yang sudah ada. Hal ini disebabkan karena fusi dari reaktor ini tidak menghasilkan limbah radioaktif, dan dapat mengurangi tingkat risiko kecelakaan hingga pencurian bahan atom

Beberapa Negara Ikut Andil Dalam Proyek Ini


Matahari Buatan HL-2M Tokamak ini merupakan sebuah proyek besar yang melibatkan beberapa ilmuwan didalamnya. Tercatat ada 35 negara yang tertarik akan proyek ini dengan tujuan yang sama yaitu untuk sumber energi baru dengan menggunakan fusi nuklir. 

Maka dari itu guna mewujudkan proyek besar ini, tentunya Cina tidak bekerja sendiri dalam pembuatan matahari buatan ini tetapi Cina juga bekerjasama dengan negara lain seperti Amerika Serikat, Uni-Eropa, Rusia, Jepang, India, dan Korea Selatan.

Fusi nuklir yang dimanfaatkan ke dalam teknlogi ini menggunakan metode rendah, sehingga dapat memungkinkan terlahirnya energi bersih tanpa batas. Oleh karena itu apabila proyek ini berhasilkan dikembangkan maka China akan memberikan bantuan besar kepada ITER, Reaktor, dan Eksperimental Termonuklir Internasional.

Siap Beroperasi Tahun 2050


Matahari Buatan dari Cina yang dikembangkan dengan beberapa negara ini bukanlah berbentuk seperti matahari seperti namanya. Namun berupa penelitian eksperimen proyek nuklir terbesar dan tercanggih di dunia. Rencananya Matahari Buatan HL-2M Tokamak asal Cina ini akan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2050 yang akan datang.

Diklaim Memiliki Suhu 10 Kali Lebih Panas Dari Inti Matahari
Penggunaan medan magnet yang dikombinasikan dengan plasma panas membuat matahari bereaktor nuklir ini dapat menghasilkan panas lebih dari 150 juta derajat celcius, dimana suhu ini memiliki perbadingan 10 kali lebih panas dibandingkan dengan inti Matahari dengan suhu 15 juta derajat celcius. Reaktor ini juga menghasilkan panas dan tenaga yang sangat besar sehingga menciptakan energi tanpa batas. 

Cara Kerjanya Menggunakan Dua Inti Hidrogen


Matahari Buatan HL-2M Tokamak ini bekerja dengan menggunakan dua inti hidrogen. Energi panas yang tercipta dari reaktor ini disebabkan karena penggabungan unsur kimia didalamnya. Proses penggabungan unsur kimia ini kemudian dikenal dengan Fusi Nuklir. Fusi Nuklir dari ini tentunya berbeda dengan reaktor nuklir biasanya yang menerapkan pembelah inti atom.

Struktur penyangga magnet superkonduktor yang memiliki berat 20 ton hasil rakitan dari Prancis ini digunakan Cina untuk mewujudkan proyek ini. Namun tantangan terbesar dari reaktor EAST yang digunakan dalam proyek ini adalah bertahan dalam waktu lama dari panas luar biasa untuk dapat melahirkan sumber energi secara praktikal.


Oleh: Devi Novitasari

Sumber Berita:
[1]CNN Indonesia
[2]republika.co.id