Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Demi Persiapan Forum P20, DPR RI Fokus Agenda Strategis dan RUU Krusial

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:44 WIB Last Updated 2022-02-08T15:08:49Z
Daftar Isi [Tampilkan]

Demi Persiapan Forum P20, DPR RI Fokus Agenda Strategis dan RUU Krusial

Ketua DPR RI Puan Maharani (Sumber foto: dpr.go.id)



Populer24 - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang memiliki kewenangan dan kewajiban dalam menjalankan fungsinya ialah mengenai lesgislasi, pengawasan lalu penganggaran.

Puan Maharani selaku Ketua DPR RI, menegaskan bahwa DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat dalam melaksanakan fungsinya harus dapat menjadi problem solution dari berbagai permasalahan sosial yang ada, urusan pelayanan publik untuk kesejahteraan rakyat dan mengawasi kinerja pemerintah khusunya program-program yang dimiliki kementerian/lembaga agar dapat berjalan tepat pada sasaran dan menampung aspirasi rakyat.

Dalam menjalankan fungsinya agar tepat dan berimbang dengan program-program pemerintah. Ketua DPR RI, Puan merincikan beberapa isu permasalahan terkait undang-undang diberbagai bidang yang akan menjadi fokus.

“Pengawasan protokol kesehatan dalam pelaksanaan program Vaksin Booster Covid-19, berkembangnya berbagai varian virus baru. Lalu dihadapkan dengan penyusunan agenda penyelenggaraan Pemilu 2024, kemudian adanya kenaikan harga bahan pokok pada akhir tahun 2021 lalu, diterapkanya kembali kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) 100 persen tatap muka di sekolah dan persiapan umrah Tahun 2022,” Ucap Puan dalam Pembukaan Rapat Sidang Paripurna III di Jakarta Tahun 2021-2022.

Agar DPR RI  lebih efektif dalam menjalankan tugas pengawasanya, jika ada proses atau tindakan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap rekomendasi atau keputusan diawasi agar tepat waktu dan tepat sasaran.

Persiapan dalam agenda DPR RI sebagai tuan rumah pada maret nanti, Sidang umum ke 144 Inter Parliamentary Union (IPU) yang akan diselenggarakan di Bali.

“Sidang IPU tersebut nantinya akan menjadi acuan semangat dan motivasi anggota DPR RI, dan akan di apresiasi oleh parlemen internasional dari berbagai Negara sebagai awal kebangkitan dari terjangan Covid-19 untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” Tutur Puan

“Lebih lanjut, dalam sidang IPU tersebut akan menjadi awal baru kerja sama internasiobal dalam menangani kasus Covid-19 dan agenda diplomasi strategis lainya. DPR RI akan menjadi taun rumah dalam event P20 yaitu merupakan forum parlemen antar Negara-negara G20 serangkian dengan KTT G20 oleh pemerintah” Ujarnya

Puan menyampaikan bahwa pada forum tersebut agenda utama tersebut adalah persoalan peningkatan kapasitas pembangunan, ekonomi Hijau dan pemberdayaan manusia yang bertemakan “Peran Parlemen Dalam Mendorong Perumbuhan Lebih Tinggi dan Masyarakat Sehat”

“DPR RI, akan menunjukan dalam forum P20 tersebut pada dunia bahwa Negara Indonesia siap bangkit dan membangun kembali tatanan sosial, ekonomi, politik yang humanis dan berkeadilan,” Tegas Puan

Sebelum persipan pelaksanaan forum tersebut DPR RI, bekomitmen dalam Revisi UU. No 12 tahun 2011 Tentang Peraturan Pembentukan Perundang-Undangan terkait uji materiil UU. No 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (Omnibus-Law) oleh Makamah Konstitusi.

Adapun Rancangan Undang-Undang (RUU) yang harus segera dituntaskan pada tingkat pertama sidang paripurna antara lain:

RUU Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual
RUU Tentang Hukum Acara Perdata,
RUU Tentang Praktik Psikologi,
RUU Tentang Simtem Olahraga Nasuonal,
RUU Tentang Perlindungan Data Pribadi,
RUU Tentang Aparatur Sipil Negara,
RUU Tentang Penanggulangan Bencana,
RUU Tentang Landas Kontinen,
RUU Tentang Ibu Kota Negara.

“Masa sidang ini, DPR RI harus segera menyelesaikan pembahasan RUU sesegera mungkin dan menuntaskan RUU prioritas 2022 hal tersebut mampu dalam meningkatkan kesejahteraan nasional,” Harap Puan

Untuk tahun 2022 saat ini, dalam fungsi anggaran fokus pada evaluasi kinerja 2021 lalu penguatan percepatan pemulihan ekonomi nasional 2022 dan anggaran RAPBN 2023.

“Dalam kondisi pandemi, hampir semua sektor mengalami kelumpuhan ekonomi maka hal itu dengan adanya APBN memiliki peran startegis untuk mejaga, mempertahankan kehidupan sosial masyarakat,” Jelasnya

“Oleh sebab itu, DPR RI harus cermat dalam menjalakan fungsi dan tugasnya sebagai lembaga perkilan rakyat, dari kebijakan tau programpemerintah haru mendapakan Multiplier Effect terfokus untuk kesejahteraan masyarakat,” Tegas Puan

Sumber: RRI.co.id